Lampau33

Lampau Nya Urang Banua...


Tampilkan postingan dengan label Coretan pena. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Coretan pena. Tampilkan semua postingan
Keistimewa'an Sholat Subuh

Keistimewa'an Sholat Subuh

Shubuh adalah salah satu waktu di antara beberapa waktu, di mana Allah Ta’ala memerintahkan umat Islam untuk mengerjakan shalat kala itu. Allah Ta’ala berfirman,

“Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) Shubuh. Sesungguhnya shalat Shubuh tu disaksikan (oleh malaikat).” (Qs. Al-Isra’: 78)
Banyak yang tidak tahu Keutamaan Sholat Subuh

Betapa banyak kaum muslimin yang lalai dalam mengerjakan sholat shubuh. Mereka lebih memilih melanjutkan tidurnya ketimbang bangun untuk melaksanakan sholat. Jika kita melihat jumlah jama’ah yang shalat shubuh di masjid, akan terasa berbeda dibandingkan dengan jumlah jama’ah pada waktu shalat lainnya.
Keutamaan Sholat Shubuh
Apabila seseorang mengerjakan shalat shubuh, niscaya ia akan dapati banyak keutamaan. Di antara keutamaan Sholat Subuh adalah :

(1) Salah satu penyebab masuk surga

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa yang mengerjakan shalat bardain (yaitu shalat shubuh dan ashar) maka dia akan masuk surga.” (HR. Bukhari no. 574 dan Muslim no. 635)

(2) Salah satu penghalang masuk neraka

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Tidaklah akan masuk neraka orang yang melaksanakan shalat sebelum terbitnya matahari (yaitu shalat shubuh) dan shalat sebelum tenggelamnya matahari (yaitu shalat ashar).” (HR. Muslim no. 634)

(3) Berada di dalam jaminan Allah

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa yang shalat subuh maka dia berada dalam jaminan Allah. Oleh karena itu jangan sampai Allah menuntut sesuatu kepada kalian dari jaminan-Nya. Karena siapa yang Allah menuntutnya dengan sesuatu dari jaminan-Nya, maka Allah pasti akan menemukannya, dan akan menelungkupkannya di atas wajahnya dalam neraka jahannam.” (HR. Muslim no. 163)

(4) Dihitung seperti shalat semalam penuh

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa yang shalat isya` berjama’ah maka seolah-olah dia telah shalat malam selama separuh malam. Dan barangsiapa yang shalat shubuh berjamaah maka seolah-olah dia telah shalat seluruh malamnya.” (HR. Muslim no. 656)

(5) Disaksikan para malaikat

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Dan para malaikat malam dan malaikat siang berkumpul pada shalat fajar (subuh).” (HR. Bukhari no. 137 dan Muslim no.632)

Ancaman bagi yang Meninggalkan Shalat Shubuh

Padahal banyak keutamaan Sholat Subuh yang bisa didapat apabila seseorang mengerjakan shalat shubuh. Tidakkah kita takut dikatakan sebagai orang yang munafiq karena meninggalakan shalat shubuh? Dan kebanyakan orang meninggalkan shalat shubuh karena aktivitas tidur. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Sesungguhnya shalat yang paling berat dilaksanakan oleh orang-orang munafik adalah shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaan keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak.” (HR. Bukhari no. 657 dan Muslim no. 651)

Cukuplah ancaman dikatakan sebagai orang munafiq membuat kita selalu memperhatikan ibadah yang satu ini.

Semoga Allah selalu memberi hidayah kepada kita semua, terkhusus bagi para laki-laki untuk dapat melaksanakan shalat berjama’ah di masjid.

Banyak manfaat sholat yang bisa kita rasakan langsung maupun tidak langsung,khususnya keutamaan Sholat subuh
Kebesaran ALLAH SWT di Tangan Kita

Kebesaran ALLAH SWT di Tangan Kita


Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Subhanallah .., Allahu Akbar .., tanda 99 (Asmaul Husna) ada pada telapak tangan kita .. Tahukah sahabat, garis utama kedua telapak tangan kita (pada umumnya manusia), bertuliskan angka dalam bahasa Arab yaitu :

|/\ pada telapak tangan kanan, artinya : 18 ..
dan /\| pada telapak tangan kiri, artinya : 81 ..

Jika kedua angka ini dijumlahkan, 18+81 = 99, 99 adalah jumlah nama/sifat Allah, Asmaul Husna yang terdapat dalam Al-Quran ...

Dan sesungguhnya kita (manusia) memang dihiasi oleh Allah dengan sifat2 tersebut namun tanpa Ke-Maha'an-Nya .. Seperti sifat Rahman (pengasih), Rahim (Penyayang), Malik (Raja/Pemimpin) Khalik (pencipta) dan seterusnya ...

Sesungguhnya Manusia adalah makhluk Allah yg paling mulia ... yang merupakan sebuah pencerminan-Nya di Alam Semesta Raya ini ...

Wallahu A'lam Bishawab ..
Barakallahufikum ....

Salam Terkasih ..
Dari Sahabat Untuk Sahabat ...

... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...

~ o ~

Salam santun dan keep istiqomah ...

--- Jika terjadi kesalahan dan kekurangan disana-sini dalam catatan ini ... Itu hanyalah dari kami ... dan kepada Allah SWT., kami mohon ampunan ... ----

Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ...
Kisah Empat Lilin Benyala

Kisah Empat Lilin Benyala



Ada 4 lilin yang menyala.

Sedikit demi sedikit habis meleleh.
Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka.

Yang pertama berkata:
“Aku adalah Damai.”
“Namun manusia tak mampu menjagaku, maka lebih baik aku mematikan diriku saja!”
Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam.

Yang kedua berkata:
“Aku adalah Iman.”
“Sayang aku tak berguna lagi.”
“Manusia tak mau mengenaliku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala.”Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya.

Dengan sedih giliran Lilin ketiga bicara:
“Aku adalah Cinta”
“Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala.”
“Manusia tidak lagi memandang dan mengganggapku berguna.”
“Mereka saling membenci, malah membenci mereka yang mencintainya, membenci keluarganya.”
Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin ketiga.

Tanpa terduga…

Seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar, dan melihat ketiga Lilin telah padam.

Karena takut akan kegelapan itu, si anak berkata: “Eh apa yang terjadi?? Kalian harus tetap menyala, aku takut akan kegelapan!” Lalu si anak menangis tersedu-sedu.

Lalu dengan terharu Lilin keempat berkata :

“Jangan takut,
Janganlah menangis, selama aku masih ada dan menyala, kita tetap dapat selalu menyalakan ketiga Lilin lainnya:
” Akulah H A R A P A N “
Dengan mata bersinar, si anak mengambil Lilin Harapan, lalu menyalakan kembali ketiga Lilin lainnya.

Apa yang tidak pernah mati hanyalah H A R A P A N yang ada dalam hati kita. Semoga ia dapat menjadi alat, seperti si anak tersebut yang dalam situasi apapun mampu menghidupkan kembali Iman, Damai, Cinta dengan HARAPAN-nya. Amin
SIFAT MALU SEBAGIAN DARI IMAN

SIFAT MALU SEBAGIAN DARI IMAN

Lunturnya sifat rasa malu dalam masyarakat adalah salah satu parameter degradasi iman.
sebab rasa malu akan segera menyingkir dengan sendirinya tatkala iman sudah terkikis.

Sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam :

" Malu dan iman saling berpasangan.Bila salah satunya hilang maka yang lain turut hilang."
{HR.Hakim dalam kitab al-mustadrak}.

Rasulullah pernah melewati seorang laki-laki Anshar yang mencela sifat malu saudaranya.
Maka Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam bersabda :
" Tinggalkan dia sesungguhnya malu itu sebagian dari iman "

Dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda :

" Iman itu ada tujuh bagian,yang paling tinggi adalah kalimat laa ilaha illallah ,dan paling rendah adalah menyingkirkan duri di jalan.Dan malu adalah sebagian dari iman."
{HR.Bukhari}

Subhanallah...
semoga kita semua termasuk orang-orang yang beriman dan istiqamah...

aamiin ya robbal'alamiin...